Pagi ini, badan sudah mulai pegel-pegel, sedikit capek-capek dan lemas, tapi semua harus diperjuangankan sampai titik darah penghabisan, karena pas nimbang massa tubuhku sudah berkurang 3 kg lebih!! Asyikkkk makin semangatlah aku, hehehehe. Semua bahan untuk makan siang dan malam sdh menipis, jadi tadi setelah sampai kantor sempetin ke pasar Taman Aries dulu beli dada ayam dan daging sapi, eh ada paru sapi, blm apa2 sdh mikir nanti ni paru aku mau goreng di hari ke-14, wakakakkaa! Mama Susan dan Papa Willy (mertuaku) yang awalnya join diet mayo, setelah dikasi info kakak iparku (---> She's a doctor) kalo orang yang sudah diatas 40 tahun apalagi yang notabene mempunyai track record asam urat, tekanan darah tinggi dan lain-lain, tidak boleh mengonsumsi protein dalam jumlah yang tidak sewajarnya, heheheh, secara diet ini makannya cuman daging mulu, soalnya kalo gak ada daging laper bet, pufhh aku juga harus cek juga, tekanan darahku sewaktu kuliah bisa dibilang cukup rendah, usut punya usut guys, diet mayo kurang cocok bila diterapkan kepada orang yang bertekanan darah rendah, karena bisa drop atau pingsan. Akupun mengawali pagi ini dengan makan roti gandum dengan sesendok teh madu, lalu aku minum segelas teh.
Siangnya, dengan bodohnya aku merebus 1/2 dada ayam broiler yang tadi aku beli di pasar (Seharusnya aku potong kecil-kecil dulu dan aku kukus aja bukan REBUS). My man, rasanya luar biasa tidak enak, akakakakak! seret, gak ada rasanya, dan susah banget ketelen. Di piring yang lain di sebelah ayam rebusku (ceritanya aku lagi ngerebus ayam di pantry kantor), ada tempe, tahu dan bandeng presto goreng dibaluti telur yang cripsy, serta tak lupa sepanci sayur asem buatan mama Susan (mama Susan dulunya pernah buka resto di Solo dan di Jakarta "Pondok Iga Kebon Jeruk" yang gak usah di ragukan lagi keeksistensiannya di blantika masak-memasak), aku bisa aja cheating dengan ngambil sisa gorengan telur di bandeng presto tersebut toh sedikit sekali, tapi ngapain coba...?gak ada gunanya, toh dengan aku bertindak seperti itu, aku semakin tidak membentuk kedisplinanku sendiri, dan malah tidak menghormati tubuhku yang sudah berjuang selama 6 hari ini. Cieee..hahahahha!yah, orang bisa menjadi loser atau winner itu bukan karena orang lain, tapi karena dirimu sendiri. Jadi, tunjukkan kalau kamu pemenangnya! Hehehehe! Aku kunyah..kunyah..dan kunyah.. ini dada ayam alot dan seret, tanpa perasaan dan indra pengecap, selayaknya kambing atau sapi ngunyah-ngunyah rumput, lagi dan lagi...sampai tinggal 3 potong. Menyerah sudah, aku tak kuasa lagi ngunyah ni ayam rebus, at least aku udah gak jadi zombie lagi, setelah itu minum air setengah liter, aman.
Sorenya, aku makan daging sapi yang aku beli tadi di pasar, setelah dibuka dari plastik, dagingnya 60% menghitam!memang aku akuin perjalanan dari Jakarta ke Tangerang sekitar 1jam lebih, tapi enggak mungkin juga secepat itu leleh dan rusak karena panas dari mobil, secara baru keluar dari freezer kantor yang hampir membeku, aku gondok, BT ama bapak yang menjual daging itu karena 1kg daging cuman sisa 2 porsi sekali makan (T.T) sedih banget, mana laper, masih aja potong2in daging mana yang masih merah, mana yang sudah menghitam, kalo aku post pic nya disini, pasti kalian semua gak mau deh makan daging untuk sementara. (>,<) trus pas misahin daging yang bagus, ada aja godaan lagi, nyamuk sudah gigit kakiku berkali-kali. ARggghhhhh...untung suamiku baik banget, dia yang mengambil alih untuk urusan daging, dan aku bisa makan malam dulu. Thanks beib, love you..hehehe. :*
Hip-hip-hooray!!
Day 6, Misssion accomplished! \(>.<)/
You can give up, give in, OR you give it your all.